Inilah Alasan Mengapa Seseorang Mengambil Keputusan Yang Salah

Kriteria merupakan parameter yang digunakan sebagai landasan dalam membandingkan alternatif dalam pengambilan keputusan. Sebagai contoh, masalah yang kita hadapi adalah memilih jodoh. Misalnya kita sudah memiliki alternatif A, B, dan C yang bisa kita pilih sebagai orang yang akan dinikahi. Dalam proses pengambilan keputusan ini, kita membandingkan ketiganya berdasarkan kriteria agama, pendidikan, perkerjaan, dan fisik.

Sebaliknya, rasa kurang percaya diri sulit untuk memutuskan suatu solusi karena ia tidak yakin akan keputusan mengenai hal apapun. Keluar dari poin terakhir, penting untuk menyadari bahwa risiko melekat dalam bisnis. Jika Anda tidak siap mengambil risiko, Anda mungkin berada di jalur pekerjaan yang salah. Berpikir positif merupakan kunci penting dalam menyelesaikan suatu masalah karna, dengan kita berpikir secara positif dan jernih maka kita tidak akan bertindak secara gegabah dalam membuat suatu keputusan. Ketika kita malah malas untuk berpikir dengan baik dan memilih untuk berpangku tangan maka masalah tersebut tidakakan pernah terselesaikan dan diri kita tidak memiliki pengalaman yang berarti.

Keputusan tidak hanya asal diputuskan dan diambil tanpa ada tanggung jawab. Apapun hasilnya pasti dibutuhkan sebuah tanggung jawab dalam mengembannya. Berani bersikap dan percaya diri memutuskan satu hal, wajib untuk melakukan keputusan tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab. Hal yang utama untuk memutuskan suatu masalah adalah dengan memiliki kematangan psychological. Orang yang mempunyai rasa percaya diri pastinya memiliki kematangan psychological yang baik dan tinggi. Pernahkah berpikir untuk berhenti jadi karyawan lalu membangun bisnis yang diimpikan?

Yakin dalam mengambil keputusan

Kita bisa memperbarui visi kita tersebut tiap kali dirasa perlu. Tiap kali keharusan mengambil keputusan datang, kita bisa kembali mengingat visi-visi ini dan menjadikannya acuan. Berusahalah untuk tidak melenceng terlalu jauh dari visi yang kita jadikan acuan agar tidak merasa menyesal. Begitu pula bila bila ingin mengevaluasi pilihan yang telah kita putuskan. Berfokuslah pada hal-hal yang memiliki kaitan paling dekat dengan visi tersebut. Untuk menentukan apakah hati nurani kita masih berfungsi dengan baik sangat mudah, tetapi banyak orang yang tidak menyadari jika hati nuraninya sudah rusak.

Agar mendapat kemantapan dalam mengambil keputusan, dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut kerap dibaca Nabi Syuaib AS dan tercantum dalam Surat Al A’raf ayat 89. “Tidak akan terjadi apa pun sebelum kita mengambil keputusan. Buatlah keputusan yang baik dan benar sekarang, dan lihatlah bagaimana hidup kita akan bergerak maju.” “Di balik setiap kelambatanku mengambil keputusan, ada segudang perhitunganku karena ingin memastikan yang terbaik untukmu.” Dihadapkan dengan dua atau bahkan beberapa pilihan terkadang memang bisa membuat kamu sulit untuk menentukan pilihanmu sendiri.

Artinya, kemungkinan besar dia kehilangan butir-butir kritis pada tahap awal konseling tersebut. Isu-isu utama konseling yang ditemukan konselor adalah untuk membuat komitmen dengan konseli tentang pokok-pokok yang akan diperbincangkan. Konseli sering mengemukakan masalahnya hanya diperlukan saja . Konselor dan konseli bersama membangun alternatif masalah dan membuat defenisi yang dimufakati bersama sejak awal. Keputusan untuk melahirkan defenisi masalah sudah harus terjadi pada fase pertama . Setelah implementasi keputusan dilakukan, anda harus mengevaluasinya secara berkala.

Saat dihadapkan banyak pilihan, biasanya orang-orang terlalu lama dalam menimbang dan memutuskan. Maka dari itu yakinkan diri kamu terlebih dahulu bahwa setiap pilihan yang kamu ambil adalah baik untukmu. Setelah hatimu yakin akan pilihan tersebut, kamu pun harus yakin bahwa pilihan yang kamu pilih adalah yang terbaik untukmu. Sebab kalau kamu sendiri tidak yakin, bagaimana mungkin pilihan tersebut baik untukmu. Jadi ketika hatimu sudah meyakini akan pilihan tersebut, kamu tak perlu ragu lagi untuk menentukannya.