Belajar Bisnis

Buku yang ditulis oleh pebisnis dan investor ternama dari Silicon Valley, Peter Thiel ini harus dibaca oleh Anda yang ingin mulai berbisnis. Meskipun bisnis teknologi sekarang sedang menjamur, Peter Thiel menolak gagasan bahwa jika ingin sukses harus bisnis di bidang teknologi. Ia beranggapan bahwa setiap orang masih bisa menciptakan bisnis yang unik. Hal yang saya suka dari buku ini adalah pembelajaran berharga dari sosok Merry Riana. Ia kuliah di Singapura karena didesak keadaan, yaitu banyaknya bentrokan warga yang menargetkan orang-orang etnis Cina. Selama menjalani kehidupan kuliah, Merry hanya punya uang sepuluh dolar singapura untuk makan seminggu, yang tentu saja tidak cukup.

Kemauannya untuk belajar, berperilaku jujur, ditambah berkepribadian supel membuat Nasir mampu untuk membangun bisnisnya dan menjadi inspirasi bagi kita semua. Tak tanggung-tanggung, di Bulan April tahun ini ia bisa menambah gerai baru di Jalan Raya Cibarusah, atau tepatnya one hundred meter dekat RSUD Jampang Kulon. Total saat ini Nasir telah memiliki karyawan tetap 7 orang di dua gerai handphone miliknya tersebut. Dari situ, Nasir semakin mengetahui ilmu-ilmu soal spesifikasi handphone dan harganya. Ia juga memanfaatkan jaringannya itu untuk bisa melancarkan usaha jual beli handphone demi mendapat uang sampingan.

Mendapatkan Ilmu bisnis dari orang tua

Biasanya mahasiswa identic sekali dengan seseorang yang sedang hidup di perantauan. Mereka meninggalkan daerah asalnya hanya untuk meraih ilmu serta menggapai cita-cita mereka. Sehingga peluang usaha ini juga tentu sangat cocok untuk di kerjakan oleh para mahasiswa seperti kalian, yaitu berbisnis makanan khas daerah menjadi salah satu nilai tambah sebuah bisnis.

Warga negara di daerah terpencil atau terbelakang serta masyarakat adat yang terpencil berhak memperoleh pendidikan layanan khusus. Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Dewan pendidikan adalah lembaga mandiri yang beranggotakan berbagai unsur masyarakat yang peduli pendidikan. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Wajib belajar adalah program pendidikan minimal yang harus diikuti oleh Warga Negara Indonesia atas tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

Dengan kebebasan itu barulah ia leluasa melakukan aktuialisasi diri, menentukan arah dan pengembangan hidupnya. Latar belakang pengertian tersebut hendaknya menjadi dasar pengembangan pola asuhan dan pendidikan untuk anak. Biasanya pendidikan diberikan berdasarkan pengalaman masa lalu, yakni ketika yang menjadi orang tua masih berstatus kanak-kanak, yang menerima pendidikan dari orang tuanya. Pengalaman masa lalu ini kerap kali cukup mewarnai pola asuhan dan pendidikan anak.

Era globalisasi yang semakin terasa denyutnya memerlukan penampilan Manusia Indonesia yang berkualitas tinggi, sehingga dapat mengikuti perkembangan dunia, yang selanjutnya akan dapat menghasilkan peran serta aktif di berbagai bidang . Pintek merupakan perusahaan teknologi finansial ( Peer-to-Peer Lending ) yang memiliki misi mendorong transformasi pendidikan melalui inovasi layanan keuangan. Pintek menyediakan akses dana untuk pelajar / orang tua murid untuk biaya belajar ( uang pangkal, uang semester, SPP, uang kursus, dsb. ), serta lembaga pendidikan dalam pengembangan fasilitas, pengadaan buku, alat peraga, dsb.